twins2010.com

Leverkusen bersama Xabi Alonso, dari "Neverkusen" Menuju "Treblekusen"

Xabi Alonso dan para pemain Bayer Leverkusen menghancurkan FC Bayern Muenchen 3-0 pada Minggu (11/2/2024) dini hari WIB dalam sebuah laga krusial dalam perebutan gelar juara Liga Jerman atau Bundesliga 2023-2024.
Lihat Foto

- Bayer Leverkusen memiliki peluang besar untuk mengubah status “Neverkusen” menjadi “Treblekusen” pada musim ini.

Skuad besutan Xabi Alonso ini akan melalui periode yang krusial sepanjang satu bulan ke depan.

Prestasi menakjubkan berupa rekor tak terkalahkan dalam 28 laga kini membawa Leverkusen begitu dekat dengan gelar juara Bundesliga pertama mereka.

Die Werkself tinggal butuh tambahan dua angka untuk menyegel titel kampiun Bundesliga 2023-2024. 

Patut dicatat pula skuad besutan Xabi Alonso musim ini juga berhasil mencapai final Piala Jerman alias DFB Pokal dan perempat final Liga Europa.

Leverkusen kini berada di puncak klasemen Bundesliga dengan keunggulan 16 poin dari peringkat kedua Bayer Muenchen, ketika kompetisi hanya menyisakan enam pertandingan. 

Alonso dan skuadnya hanya butuh satu kemenangan lagi atau minimal dua poin untuk mengunci gelar Bundesliga pertama mereka di sepanjang sejarah.

Baca juga: Leverkusen di Ambang Juara Bundesliga, Bisa Kunci Gelar Tanpa Bermain

Leverkusen juga berpeluang besar menjadi jawara di ajang Piala Jerman. Pasukan Alonso akan menghadapi Kaiserslautern pada final DFB Pokal pada 26 Mei mendatang.

Die Werkself yang dilabeli status favorit, harus tetap waspada terhadap potensi kejutan dari Kaiserslautern, agar kans mereka meraih treble tetap terjaga.

Sementara itu, di Liga Europa, Florian Wirtz dkk berhasil mencapai perempat final setelah menunjukkan spirit pantang menyerah dan menyingkirkan Qarabag secara dramatis.

Leverkusen akan dipertemukan dengan klub Premier League, West Ham United, pada babak perempat final Liga Eropa.

Jika menang atas West Ham, Die Werkself akan menghadapi pemenang dari laga perempat final yang menampilkan sesama tim Italia, yakni AC Milan vs AS Roma.

Namun, kiprah brilian Leverkusen pantang membuat mereka lupa diri. Pengalaman pahit Die Werkself pada musim 2001-2002 bisa dijadikan pelajaran buat pasukan Alonso.

Baca juga: 5 Jurus Sakti Xabi Alonso Lesatkan Leverkusen, Jauh Tinggalkan Bayern

Kala itu, Leverkusen juga di ambang prestasi treble. Tim Leverkusen asuhan Klaus Toppmoeller yang dibela nama beken seperti Michael Ballack, Lucio, Dimitar Berbatov, dan Ze Roberto berpeluang menjuarai Bundesliga, DFB Pokal, dan Liga Champions.

Akan tetapi, Leverkusen menutup musim 2001-2002 dengan tangan hampa. Die Werkself finis satu poin di belakang Borussia Dortmund yang akhirnya menyabet status kampiun Bundesliga.

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat