twins2010.com

Leverkusen Juara, dari Zona Degradasi ke Trofi, Keajaiban Alonso dalam 557 Hari

Bayer Leverkusen membungkus gelar juara Bundesliga 2023-2024 dengan pesta gol 5-0 ke gawang Werder Bremen pada Minggu (14/4/2024). Pelatih Xabi Alonso berpose dengan trofi juara Liga Jerman usai laga tersebut.
Lihat Foto

- Saat Xabi Alonso datang pada 5 Oktober 2022, Leverkusen berada di posisi 17 Bundesliga. Siapa sangka 18 bulan kemudian, Leverkusen sukses mencetak histori.

Leverkusen asuhan Xabi Alonso berhasil mengamankan titel Bundesliga pertama dalam 120 tahun sejarah klub.

Status sebagai juara Bundesliga 2023-2024 dipastikan Leverkusen via kemenangan telak 5-0 atas Werder Bremen pada laga pekan ke-29 di Stadion BayArena, Minggu (14/5/2024).

Torehan Victor Boniface, Granit Xhaka, dan hattrick Florian Wirtz memicu pesta juara di BayArena. Berkat kemenangan atas Werder Bremen, Leverkusen mencapai 79 angka dalam 29 pekan Bundesliga 2023-2024.

Koleksi poin tim beralias Die Werkself tersebut tak akan mampu lagi dikejar oleh dua pesaing terdekat, yakni Bayern Muenchen (63) dan Stuttgart (63) dalam lima pekan sisa.

"Selamat dan angkat topi untuk seluruh personel tim Bayer Leverkusen," ujar legenda timnas Jerman dan Bayern Muenchen, Lothar Matthaeus, dalam rilis Bundesliga yang diterima .

Baca juga: Leverkusen Juara Bundesliga, 43 Laga Tanpa Kalah, Alonso Ciptakan Sejarah!

"Cara Xabi Alonso membangun tim ini sungguh mengagumkan. Mereka mendominasi Bundesliga musim ini dan masih berpeluang meraih kesuksesan di Liga Europa dan DFB Pokal," ujar Matthaeus menambahkan.

Kekaguman Matthaeus terhadap kinerja Alonso sangat bisa dimengeri. Sebab, ketika Alonso datang mengisi kursi Gerardo Seoane yang dipecat pada 5 Oktober 2022 silam, Leverkusen berada dalam posisi sulit.

Kala itu, Die Werkself menempat zona degradasi persisnya peringkat 17 klasemen Bundesliga 2022-2023 dan hanya menuai lima angka dari delapan laga pembuka.

Start jelek Leverkusen pada musim lalu itu masih ditambah dengan kekalahan menyesakkan pada putaran pertama Piala Jerman alias DFB Pokal saat melawan tim kasta ketiga, SV Elversberg.

“Dalam diri Xabi Alonso kami telah merekrut seorang pelatih yang, sebagai pemain, adalah seorang profesional kelas dunia selama bertahun-tahun, seorang ahli strategi yang cerdas, dan sangat sukses di tiga liga paling menuntut di Eropa,” kata Direktur Olahraga Leverkusen, Simon Rolfes, kala mengangkat Alonso pada 5 Oktober 2022.

Keputusan yang jelas kini sangat disyukuri oleh Rolfes dan jajaran manajemen Leverkusen. Perubahan nyata dihadirkan Alonso, terutama pada 2023-2024, yang merupakan musim penuh perdananya menukangi Die Werkself.

Baca juga: Leverkusen Cetak Sejarah, Neverkusen Tidak lagi, Viva Xabi Alonso!

Dalam sesi Media Round Table Bundesliga, Rabu (27/3/2024) malam WIB silam, Lothar Matthaeus, mengungkapkan sejumlah hal yang menonjol dari Xabi Alonso selama membesut Leverkusen.

Ada lima jurus sakti Alonso menurut Matthaeus, figur yang tujuh kali mengangkat trofi Bundesliga bersama Bayern dan menyabet scudetto 1988-1989 bareng Inter Milan.

“Dia banyak berbicara, dia mengamati detail terkecil, dia mengoreksi setiap hal dalam latihan, dan dia mengandalkan semua pemainnya, bukan hanya sebelas pemain awal,” tutur Lothar Matthaeus menjawab pertanyaan .

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat