twins2010.com

5 Fakta Atalanta Vs Leverkusen: Sejarah La Dea, Rusaknya Rekor Xabi Alonso

Atalanta merayakan gelar juara Liga Europa 2023-2024 setelah mengalahkan Bayer Leverkusen pada final di Stadion Aviva, Dublin, Irlandia, Kamis (23/5/2024) dini hari WIB. Atalanta menang 3-0 berkat hattrick Ademola Lookman. (Photo by Oli SCARFF / AFP)
Lihat Foto

- Atalanta mencetak sejarah dengan menjadi juara Liga Europa 2023-2024 setelah mengalahkan Bayer Leverkusen

Stadion Aviva di Dublin, Irlandia, menjadi saksi sejarah Atalanta mengalahkan Bayer Leverkusen di final Liga Europa, Kamis (23/5/2024) dini hari WIB. 

Laga Atalanta vs Bayer Leverkusen tuntas dengan skor 3-0. La Dea, julukan Atalanta, menang berkat hattrick Ademola Lookman (12', 26', 75'). 

Tiga gol ke gawang Die Werkself, sebutan Bayer Leverkusen, mengantarkan Lookman mengukir rekor. 

Baca juga: Hasil Atalanta Vs Bayer Leverkusen 3-0, La Dea Juara Liga Europa!

Ia menjadi pemain Aftika pertama yang mencetak hattrick dalam final Liga Europa. Seusai laga, Lookman mengaku senang bisa membantu Atalanta mengukir sejarah. 

"Ini adalah salah satu malam terbaik dalam hidup saya. Ini penampilan yang luar biasa dari tim," ujar Lookman usai laga dikutip dari UEFA. 

"Kami berhasil melakukannya, fantastis. Saya hanya senang kami menang. Kami membuat sejarah malam ini," ungkap pemain asal Nigerai tersebut. 

Atalanta mengukir sejarah dengan menjuarai Liga Europa untuk pertama kalinya dalam final perdana mereka di kompetisi tersebut. 

Baca juga: Hattrick di Final Liga Europa, Ademola Lookman Cetak Sejarah

Liga Europa juga menjadi gelar utama kedua dalam sejarah Atalanta setelah Coppa Italia pada musim 1962-1963. 

Selain itu, Atalanta juga menjadi satu-satunya tim yang mengalahkan Bayer Leverkusen musim ini setelah skuad Xabi Alonso tak terkalahkan dalam 51 laga.

Kekalahan dari Atalanta sekaligus memupus harapan treble winner Bayer Leverkusen. Berikut fakta-fakta Atalanta vs Bayer Leverkusen yang dikutip dari Opta

1. Ademola Lookman menjadi pemain Afrika pertama yang mencetak hattrick pada final Liga Europa. Ia juga menjadi pemain pertama yang membukukan tiga gol di final kompetisi UEFA sejak Jupp Heynckes bagi Borussia Moenchengladbach di final Piala UEFA 1975. 

2. Gian Piero Gasperini (66 tahun, 117 hari) menjadi pelatih tertua yang meraih kemenangan dalam debutnya di final kompetisi besar Eropa. Ia juga menjadi pelatih Italia kedua yang memenangkan Liga Europa setelah Maurizio Sarri pada 2019. 

3. Atalanta menjadi tim Italia pertama yang menjadi juara Piala UEFA/Liga Europa setelah Parma pada 1999. 

4. Ini merupakan gelar utama pertama Atalanta dalam 61 tahun sejak menjuarai Coppa Italia pada 1962-1963. 

5. Kemenangan Atalanta turut mengakhiri laju tak terkalahkan Bayer Leverkusen yang sebelumnya tanpa kekalahan dalam 51 pertandingan. 

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat