twins2010.com

Ten Hag: Saya Akan Menangkan Trofi di Tempat Lain Jika Tak Diinginkan di Sini

Erik ten Hag membawa Manchester United menang 2-1 atas Man City di final Piala FA pada Sabtu (25/5/2024).
Lihat Foto

- Pelatih Manchester United, Erik ten Hag, menyatakan bahwa dirinya masih belum mengetahui pasti perihal masa depannya di kubu Setan Merah. Namun, pelatih asal Belanda itu tetap yakin dengan kemampuannya mendatangkan trofi.

Erik ten Hag membawa Manchester United menang 2-1 atas Man City di final Piala FA pada Sabtu (25/5/2024). Dua gol Alejandro Garnacho dan Kobbie Mainoo hanya bisa dibalas sekali oleh Jeremy Doku.

Kemenangan ini menjadikan Ten Hag sebagai pelatih pertama Man United setelah era Sir Alex Ferguson yang dapat mempersembahkan trofi pada dua musim beruntun.

Ten Hag juga bertanggung jawab atas dua dari lima trofi yang dimenangkan kubu Old Trafford sepeninggal Sir Alex pensiun pada 2013.

Baca juga: Hasil Man City Vs Man United: Berjaya di Wembley, MU Juara Piala FA!

Tak hanya itu, kemenangan di Piala FA kali ini juga memastikan tempat Man United di Liga Europa musim depan walau mereka finis peringkat kedelapan di Premier League.

"Dua trofi dalam dua tahun tidaklah buruk," ujar Ten Hag seperti dikutip di BBC Sports. "Tiga final dalam dua tahun tidaklah buruk.

"Saya tidak puas dengan itu. Kami harus lebih baik."

"Jika mereka tidak menginginkan saya, maka saya akan pergi ke tempat lain untuk memenangkan trofi karena itulah pekerjaan saya."

Ten Hag kemudian menjawab soal isu keberlanjutan di kubu Man United yang telah berganti lima manajer permanen sejak Sir Alex Ferguson pergi.

Baca juga: Man City Vs Man United, Erik ten Hag Tolak Bahas Masa Depan

Ten Hag beranggapan bahwa dia bukan hanya berhasil membawa Setan Merah ke tiga final dalam dua tahun terakhir tetapi juga melakukannya dengan memberi jalan ke tim utama bagi talenta-talenta seperti Garnacho dan Mainoo.

"Ketika Anda melihat satu dekade terakhir, tidak ada begitu banyak final untuk klub ini, tidak ada begitu banyak trofi untuk klub ini dan tidak ada begitu banyak bakat potensi tinggi yang masuk ke tim utama," ujarnya melanjutkan.

"Kami memperkuat skuat dengan pembinaan dan latihan kami. Tetapi, kami masih membutuhkan jendela transfer untuk mendatangkan pemain lebih baik dan juga pemain yang selalu tersedia atau sering tersedia."

"Ketika para pemain tidak cukup kuat, dan musim ini para pemain tidak cukup kuat, Anda tidak dapat tampil konsisten."

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat