twins2010.com

Malik Risaldi Tak Mau Sekadar Mampir di Timnas Indonesia

Pemain Madura united Malik Risaldi (kiri) bersiap duel dengan pemain Persib Bandung Rachmat Irianto (kanan) saat laga final leg pertama Championship Series Liga 1 2023-2024 yang berakhir dengan skor 3-1 di Stadion Gelora Bangkalan, Jumat (31/5/2024) malam. Atas kemenangan ini Persib berhasil meraih juara dengan agregat 6-1.
Lihat Foto

- Pemain Madura United Malik Risaldi tidak ingin sekadar mampir di timnas Indonesia.

Ia mendapat panggilan bergabung dengan timnas Indonesia untuk menggantikan Yance Sayuri yang mengalami cedera pada kaki kiri.

Pemain 27 tahun tersebut mencuri perhatian seusai menjadi pemain kunci kesuksesan Madura United menjadi runner-up Liga 1 2023-2024.

Dia merupakan pemain lokal paling produktif dengan torehan 13 gol dan 4 assist.

Baca juga: Malik Risaldi Dipanggil Timnas Indonesia, Mau Cepat Adaptasi dengan Gaya STY

Kini, ia siap bekerja keras dan tidak akan melewatkan kesempatan ini begitu saja untuk mendapatkan kepercayaan pelatih timnas Shin Tae-yong.

Baginya mengenakan lambang Garuda di dada merupakan impian yang menjadi kenyataan.

Ia pun ingin membuktikan bahwa diri terpilih bukan karena sedang naik daun di Liga 1 2023-2024, tetapi karena memang layak untuk membela Tim Garuda.

"Ya sangat senang dan bersyukur alhamdulilah semoga saya bisa memberikan kemampuan saya yang terbaik," kata Malik Risaldi.

Saat ini, ia sudah bergabung di pemusatan latihan di Jakarta untuk persiapan laga uji coba internasional melawan Tanzania, Minggu (2/6/2024) ini.

Ia mengungkap sebenarnya sudah mendapatkan panggilan sebelum partai final Championship Series Liga 1 2023-2024 melawan Persib Bandung.

Baca juga: STY Minta Timnas Indonesia Dikawal Ketat, Singgung Kenyamanan Pemain

Namun, ia diberikan kesempatan untuk membela Madura United sampai akhir dan kemudian langsung berangkat setelahnya.

"Saya langsung gabung Sabtu (1/6/2024), ini baru pertama kali gabung timnas," kata mantan pemain Persela Lamongan itu.

Di sisi lain, kesungguhan Malik Risaldi akan mendapatkan ujian berat. Di posisinya sebagai sayap kanan, ia akan bersaing dengan sejumlah nama besar yang menjadi andalan Shin Tae-yong.

Sebut saja Egy Maulana Vikri, Yakob Sayuri, dan Ragnar Oratmangoen.

"Ya mungkin lebih termotivasi karena banyak pemain bagus, jadi saya bisa banyak belajar," katanya.

Selain itu, ia juga harus bisa menyesuaikan diri dengan gaya pelatihan Shin Tae-yong yang dikenal bertangan besi, sangat menjunjung tinggi kedisiplinan dan menuntut pemain harus berusaha lebih.

Baginya hal tersebut bukanlah rintangan, tetapi menjadi tantangan untuk bisa naik level.

"Ya kami sebagai pemain harus beradaptasi dengan pelatih maunya apa dengan cepat," ucap Malik Risaldi.

"Ya pasti saya hanya berusaha untuk memberikan yang terbaik. Malah senang bisa termotivasi untuk banyak belajar," tuturnya.

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat