twins2010.com

Joan Laporta Bongkar Alasan di Balik Pecat Xavi Hernandez di Barca

Pelatih Barcelona, Xavi Hernandez, tengah duduk dalam semifinal Piala Super Spanyol 2024 antara Barcelona vs Osasuna di Stadion Al-Awwal pada 11 Januari 2024. Terkini, Barcelona resmi memecat Xavi Hernandez.
Lihat Foto

- Presiden Barcelona Joan Laporta mengungkap alasan di balik memecat Xavi Hernandez sebagai pelatih klub.

Xavi awalnya mengumumkan pada Januari 2024 lalu bahwa dia mengundurkan diri dari Barcelona pada akhir musim.

Akan tetapi, Xavi lalu membatalkan keputusannya itu pada April 2024. Namun, hanya berselang tiga pekan, Laporta kemudian memecatnya.

"Jika Xavi bisa berubah pikiran, kami juga bisa," kata Laporta dalam wawancara dengan Barça One, saluran televisi internal klub Catalan itu, seperti dikutip dari ESPN, Rabu (5/6/2024).

"Semuanya agak dipaksakan ketika kami memutuskan untuk mempertahankannya. Xavi adalah legenda klub, antusiasmenya membawa kami pada keputusan untuk meratifikasi posisinya," ujar Laporta.

Baca juga: Pesan Xavi Hernandez ke Pelatih Baru Barcelona: Bersabar...

Laporta mengungkap tak jelasnya sikap Xavi soal skuad Barcelona menjadi alasan pemecatan.

"Pada saat dia 'berbalik arah', saya bertanya kepadanya: 'Apakah Anda percaya kepada tim?' Dia memberitahu saya, 'Ya.' Ia mengaku memiliki keyakinan terhadap tim ini," tuturnya.

"Namun, kemudian ada komentar saat dia mengubah pernyataannya setelah berbicara dengan (Direktur Olahraga) Deco sehubungan dengan perubahan yang diperlukan pada skuad," tuturnya.

"Hal itu memaksa saya untuk mempertimbangkan kembali situasinya dan saya merasa skuad memerlukan dorongan baru untuk menjadi lebih kompetitif dan mendapatkan yang terbaik dari apa yang kami miliki," ucap Laporta.

Baca juga: Xavi bak Picu Gempa Bumi di Barcelona, Merasa Tidak Dihargai

Laporta menyatakan itu adalah keputusan sulit, terlebih Xavi adalah legenda Barcelona.

"Saya harus mengambil keputusan sulit bersama para legenda Barca. Hati saya mengatakan bahwa dia harus bertahan, tetapi bukan pikiran saya," tuturnya.

"Saya berharap hubungan kami dapat berlanjut. Saya telah melaluinya dengan Ronald Koeman, Lionel Messi, Gerard Piqué, Sergio Busquets, Jordi Alba, dan sekarang Xavi. Semua keputusan dibuat untuk kepentingan bersama, bagus untuk Barca, klub adalah yang utama," katanya.

Usai memecat Xavi, Laporta kemudian menunjuk Hansi Flick sebagai pelatih baru Barcelona.

Baca juga: Xavi Ditendang Barcelona, Ucap Janji seperti Messi

Pelatih asal Jerman tersebut menandatangani kontrak bersama Barcelona selama dua musim hingga 30 Juni 2026. 

Flick menandatangani kontrak tersebut dengan didampingi oleh Presiden Barcelona, Joan Laporta.

"Dengan mendatangkan Hansi Flick sebagai pelatih, FC Barcelona telah memilih seorang pria yang terkenal dengan gaya bermain timnya yang sangat menekan, intens, dan berani," tulis Barcelona melalui laman resmi klub.

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat