twins2010.com

PSSI Mulai Cicil Utang Rp 70 Miliar

Ketum PSSI Erick Thohir menyampaikan sambutan pada Kongres Biasa PSSI 2024 di Hotel Shangrila, Jakarta, Senin (10/6/2024). Kongres tersebut beragendakan laporan program kegiatan PSSI 2023, penetapan program 2024 serta penyampaian laporan pembangunan pemusatan latihan di Ibu Kota Negara (IKN). ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/tom.
Lihat Foto

- Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Erick Thohir memastikan PSSI mulai mencicil utang kepada pihak kreditur yang hingga saat ini masih tersisa senilai Rp 70 miliar.

"Kami mulai lakukan pembayaran-pembayaran yang sempat tertunda, yaitu Rp 90 miliar. Kami sudah mulai cicil Rp 20 miliar. Masih ada Rp70 miliar," kata Erick seperti dikutip dari Antara, Selasa (11/6/2024).

Ia mengemukakan hal itu berkaitan dengan pemanfaatan pendapatan PSSI yang diperoleh dari upaya komersialisasi sepak bola di Indonesia.

Erick mengatakan, laporan keuangan PSSI sudah diaudit.

Dari hasil audit tersebut, diketahui adanya pendapatan mencapai hampir Rp 700 miliar dengan porsi terbesar dari bantuan pemerintah senilai Rp300 miliar untuk kejuaraan Piala Dunia U17 2023.

Sisanya, kata dia, PSSI berupaya memperoleh dana sendiri dan dari hasil yang sudah terkumpul terdapat dana lebih sekitar Rp 49 miliar.

"Saya rasa pertama kali ini PSSI punya dana lebih," ujarnya.

Baca juga: Indonesia vs Filipina: Filipina Main Solid, Saatnya Ricky Kambuaya Bersinar

Ia menjelaskan, dana tersebut dimanfaatkan untuk membayar utang PSSI secara bertahap dengan target bisa terlunasi dalam dua hingga tiga tahun ke depan.

Erick menargetkan, setelah utang dilunasi, nanti PSSI bisa memiliki dana abadi dengan sistem manajemen yang sehat untuk mendukung siapa saja yang melanjutkan estafet kepemimpinan PSSI ke depan.

Ia menambahkan, PSSI tidak hanya bersantai-santai namun berupaya mencari sumber pendanaan seperti melalui komersialisasi pada tim nasional yang didukung pihak swasta dan pihak lain yang ingin mendukung.

"Ini yang kita dorong, bahwa PSSI lebih profesional, transparan," ujarnya.

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat