twins2010.com

Shin Tae-yong dan Keramaian Media Sosial, Pengamat Ingatkan Pentingnya Keputusan Resmi Federasi

Pelatih timnas Indonesia saat Piala AFF 2024, Shin Tae-yong.
Lihat Foto

- Isu mengenai nasib pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong, kembali menjadi perbincangan hangat di media sosial. Baru-baru ini, sebuah unggahan dari salah satu anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI mengisyaratkan kemungkinan perubahan di posisi pelatih.

Namun, unggahan tersebut akhirnya dihapus, meninggalkan spekulasi yang semakin liar di kalangan pecinta sepak bola Indonesia.

Menanggapi hal ini, pengamat sepak bola Gita Suwondo menegaskan pentingnya bersikap hati-hati terhadap informasi yang beredar di media sosial.

Baca juga: Profil Shin Tae-yong, Pelatih Timnas Indonesia yang Tengah Dibayangi Kabar Pemecatan

Menurutnya, keputusan sebesar pemberhentian pelatih timnas harus dilakukan secara resmi oleh federasi, bukan melalui pernyataan pribadi di media sosial.

"Jangan mudah terkecoh sama kalimat di sosmed. Kalaupun iya ada pemberhentian pelatih timnas, itu harus resmi dari federasi, bukan berdasarkan akun sosmed seorang Exco sekalipun," ujarnya kepada .

Baca juga: Status STY sebagai Pelatih Timnas Jadi Perbincangan, La Grande Berikan Dukungan

Ia juga menyoroti potensi bahaya dari unggahan semacam itu. Ketika sudah menyebar di media sosial, pernyataan yang ambigu dapat dengan mudah disalahartikan dan diputarbalikkan.

"Apalagi kabarnya sudah di-take down itu postingan. Hal ini malah membuat situasi semakin bias," imbuhnya.

Shin Tae-yong sendiri saat ini masih menjadi sosok penting bagi Timnas Indonesia. Di bawah arahannya, tim berhasil menunjukkan peningkatan performa dan mengukir banyak sejarah.

Ia menilai, jika benar ada evaluasi terhadap Shin Tae-yong, seharusnya dilakukan secara profesional dan transparan.

Baca juga: PSSI Dikabarkan Menghubungi Mitchel Bakker untuk Bela Timnas Indonesia

"Kita butuh pelatih yang berkomitmen, tapi di sisi lain federasi juga harus profesional dalam membuat keputusan. Jangan sampai isu di media sosial malah merusak fokus timnas," kata Gita Suwondo.

Federasi Sepak Bola Indonesia (PSSI) hingga kini belum memberikan pernyataan resmi terkait isu tersebut. Namun, federasi telah menjadwalkan konferensi pers pada Senin (6/1/2025) untuk membahas "rencana baru terkait perkembangan Timnas Indonesia".

Publik pun berharap agar setiap keputusan yang diambil benar-benar didasarkan pada kepentingan terbaik untuk perkembangan sepak bola Indonesia, bukan sekadar polemik di media sosial.

 

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat