twins2010.com

Keputusan Jitu Conceicao di Balik Sukses Milan Juara Piala Super Italia

Sergio Conceicao kala memeluk Yunus Musah dalam laga semifinal Supercoppa Italiana atau Piala Super Italia 2024 antara Juventus vs AC Milan di Al Awwal Park, RIyadh, Arab Saudi. (Photo by Fayez NURELDINE / AFP)
Lihat Foto

- Baru memimpin AC Milan dalam dua pertandingan, pelatih Sergio Conceicao langsung menunjukkan rencana jelas untuk tim asuhannya.

Conceicao sukses meraih trofi untuk Milan, hanya seminggu setelah diangkat menjadi pelatih pada Senin (30/12/2024).

Juru taktik pengganti Paulo Fonseca itu membawa I Rossoneri memenangi Piala Super Italia 2024.

Dalam laga final Supercoppa Italiana 2024 pada pada Senin (6/1/2025) di Riyadh, Arab Saudi, AC Milan besutan Conceicao mengalahkan Inter Milan 3-2.

Cara Milan menaklukkan Inter mirip dengan peristiwa saat Il Diavolo Rosso mengalahkan Juventus 2-1 di semifinal pada 3 Januari.

Baca juga: Hasil Inter Vs Milan 2-3: Menang Comeback, Milan Juara Piala Super Italia

Dalam dua pertandingan ini, Tim Merah Hitam harus melakukan comeback setelah tertinggal lebih dulu.

Saat menghadapi Juventus, Milan tampil kurang memuaskan di babak pertama dan tertinggal 0-1 lewat gol Kenan Yildiz di menit ke-21.

Namun, Conceicao kemudian memasukkan Yunus Musah di awal babak kedua dan keputusan itu mengubah jalannya pertandingan.

Bermain lebih agresif, Milan berhasil membalikkan keadaan dengan mencetak dua gol dalam waktu hanya empat menit lewat penalti Christian Pulisic (71') dan bunuh diri Federico Gatti (75').

Musah menjadi aktor kemenangan dengan bola operannya yang membuat Gatti mencetak gol bunuh diri.

Baca juga: AC Milan Juara Supercoppa Italiana, Sergio Conceicao Ukir Sejarah Baru

Kejadian AC Milan tampil buruk di babak pertama dan bangkit di babak kedua dengan memasukkan pemain pengganti yang menentukan, terulang saat melawan Inter Milan.

Rossoneri tertinggal lebih dulu dari Inter setelah gawangnya dijebol Lautaro Martinez di menit ke-45+1.

Milan masih lengah di awal babak kedua ketika mereka kecolongan gol Mehdi Taremi yang lolos dari jebakan offside pada menit ke-47.

Sadar timnya tertinggal 0-2, Sergio Conceicao memasukkan Rafael Leao di menit ke-50 kemudian Tammy Abraham pada menit ke-77.

Keduanya menjadi protagonis yang membuat Milan melakukan comeback spektakuler.

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat